malam pun tiba, alexa pakai baju crop brrwarna kuning di tambah pula celana hitam sobek nya.Sementara Ashley dia mengunakan kaos putih BTS dengan jeging hitam polos.erbeda dengan Shea yang mengunakan kaos BTS berwarna biru dongker di pasukan dengan celana sobek berwarna putih.
"lebay banget lo berdua". seloroh alexa dna memakai sepatunya. Tentu saja berwarna kuning pula.
"lebay gimana sih, kita kan ketemu suami gue". ceplos Ashley.
Perlu di ingat Ashley ini paling engak bisa diingat. sebenarnya bisa hanya saja kelemahanya di makanan dan juga bermain ponsel. Jika terlaku fokus yang ada dia akan lupa dan berkata jujur. seperti saat ini yang sedang sibuk bermain ponsel hingga dia hampir saja bilang jika mereka akan menonton BTS.
alexa menoleh saat mendengar kata tak asing di telinganya. suami? siapa coba anak SMA mana ada suami di sini?
"suami lo siapa" kata alexa heran.
"maksut Ashley, suami itu ini, noh fhotonya lucas. dia kan suami Ashley," ralat Shea sambil menunjuk fhoto Lucas
alexa tau itu dia pun menatap Shea dan juga Ashley curiga, atau mereka sedang memikirkan sesuatu di sini.
"lo lagi gak lagi macem macem kan?" tuduh alexa.
Shea menggelengkan senang dengan cepat di tambah ashley yang harus di cubit dulu dengan shea apa lagi tatapan alexa yang mengintimindasi ini membuat Shea sedikit takut.
"Yaudah kalau gitu, ayo berangkat"
Shea bernafas lega dia pun menatap alexa yang berjalan lebih dulu. lalu dia memukul Ashley dengan gemas.
"lo sih hampir saja ketahuan kan sama lexa" kata shea cemberut.
"ya maaf gue kelepasan tadi, udah senang banget mau ketemu suami"
"lain kali di rem itu mulut biar gak sablak bener kalau omong"
ashley mengangguk meraka pun keluar saat alexa berteriak hebok di bawah sana. untung saja rumah ini tidak bisa digunakan lift. alexa baca rumah omma Carolina sejak kecil setelah pindah dari swiss alexa tinggal di sini bersama dengan kakanya kedua orang tuanyab. sedang tante callysta dia ikut om elano dan punya dua anak tapi tidak kembar.
dengan semangat Ashley, shea dan alexa pun menuju mobilnya dan pergi pekarangan rumah mewah ini dan menuju konser BTS.di tengah jalan alexa pun memilih duduk di jik belakang dan bertukar tempatvdengan Shea yang duduk di belakang, sedangkan Ashley dia sibuk menyetir di sini sambil menari nari mendengar lagu BTS.
alexa hanya mampu menulikan telinganya jika semobil dengan mereka yang gila dengan BTS. Sementara alexa lebih suka ke musik dj. Bagi lexa musik dj ini bisa membuat otaknya refres dan bisa membuat dia semangat dan sedikit gila. menikmati hidup.
sampainya di lokasi Shea dan juga Ashley turun lebih dulu. dia hanya takut saja alexa ngamuk di sini karena merska yidka jadi tonton di bioskop. Boleh tonton konser bts di sini.
dalam hati shea berdoa agar alexa tidak marah saat dia keluar mobil.tapi saya juga keluar dai malah menatap curiga pada shea dna juga Ashley. Ramai pengunjung yang cukup asing dengan tempat ini. dan ini bukan gedung.
"ini di mana sih rame banget, petasaan kalau film lagi booming gak begini amat deh". ucap lexa.
ya ini cukup ramai, bahkan kendaraan saja sampai tidak kebagian parkiran. sekelibatan seperti tengah menonton konser panggung besar saja.
"i-ini di teater baru lex, ayo masuk". kata Ashley panas dingin.
alexa mengangguk dia percaya dengan ucapan mereka berdua. sampai akhirnya mereka bertiga masuk ke gedung besar.dalam hati Shea dan juga Ashley pun berdoa agar alexa tidak melihat poster bts yang ada di setiap jalan masuk. di tambah lagi alexa yang sibuk main ponsel di sini.
sampainya di dalam alexa mendongak menatap jumlah orang di sini sambil menambahkan lampu flash mereka. dan acara pun ternyata sudah di mulai.
apa lagi teriakan yang mengema dan membuat telinga alexa sakit seketika. alexa melonggo menatap semua orang yang berteriak, melompat dns juga alunan musik jazz. seketika itu juga alexa langsung menghadap panggung besar dengan dua panggung di sebelah kiri dan juga kanan
dan hal yang paling membuat alecxa engak suka adalah Baner fhoto bts di ujung panggung ini.lexa pun langsung menatap Shea dan kuga Ashley hang nyenggir tanpa dosa si sana. Bahkan mereka juga memenangkan lampu flashnya dan juga ikut melompat.
alexa menarik mereka berdua untuk duduk. untung saja tiket yang di belikan tiket Shea VVIP jadi Mereka duduk paling depan dekat dengan panggung. bisa melihat bts yang akan manggung sebentar lagi.
"lo berdua boongin gue". kata alexa sebal. bahkan untuk bicara lun dka harus berteriak agar suaranya bisa di dengar dan tak kalah dengan suara teriakan lainnya
"maaf deh lex". kata Shea merasa takut.
"lo kan tau kalau gue suka kayak gini, ngapain sih ngajakin gue ke sini"
"ya kan cuma biar elo tau aja kpop itu apa lex, orangnya juga ganteng kok". kata Ashley.
"mau ganteng kek apa pun kalau gue engak suka terus yak apa?" kata alexa tidak mau kalah.
ya alexa paling anti dengan kpop, apa lagi ini bts. Entah banyak yang menyukai mereka, tapi bagi alexa mereka tidak ada istimewanya sama sekali di sini. hanya tari dan bebas saja padahal.
"oke semuanya di sini ada yang nunggu bts?" kata mc itu berteriak.
alex menutup kedua telinganya saat semua Orang di studio berteriak heboh dan memanggil nama bts.sampai layara belakang panggung ini terbelah jadi dua. dan muncullah pria tampan dengan karismatik mereka masing-masing.
semua orang di sini bersorak-sorai sampai ketujuh orang itu pun sampai di pinggiran panggung ini.mata alexa gak lepas dari kapak yang dilepaskan sambil menaik turunkan alisnya. kakanya yang usil sejak kecil membuat dia rindu. Alasan Mengapa Kenapa alexa suka dengan kpop seperti ini. karena kakanya ada di sana dan jauh dari keluarga. dan ini semua karena leon. leon penyebab utama kaknya pergi dari rumah.
alexa membuang wajah mya ke samping dia tidak ingin menatap sang kaka yang tengah menatapnya dengan kerindunan. di sini Ashley dan juga dia belum tau jika yang di atas panggung itu salah satunya kaka alexa. mungkin jika tau yang mereka berdua akan heboh sendiri.
lagu pun berhenti dan semua orang berteriak saat salah satu di membantah menyapa mereka. Apa lagi Shea dan juga Ashley yang antusias dengan hal ini. padahal nonton di youtube aja bisa.
acara demi acara pun di lalui alexa dengan mengerutu dalam hati dia juga meminta agar acara ini selesai acara pun benar-benar saja selesai jam 12 malam. dia pun kembali duduk sambil melihat banyak orang yang keluar dari gedung.
"lex lo marah ya" kata Shea cemberut.
"kalau udah tauu ngapain nanyak" ketus alexa bendungan membuat Shea menunduk
"maaf deh lex, lagian kalau kita nonton berdua kan gak enak. makanya kita ngajakin elo" kata Ashley.
"Jika gue melihat kita nts bts, lo pasti nolak makanya gue boong sama lo". kata shea.
alexa yang sebal pun bangkit dari duduknya. marah sama mereka pun percuma karena mereka juga engak tau apapun di sini . sial leon , axcel meraka yidks tau dns engak seharusnya lexa marah dengan mereka .
"yaudah kita pulang". kata alexa akhirnya.
"Billang dulu kalau elo gak marah sama kita". kata ashley cemberut.
"gue gak marah sama lo berdua" jawab alexa cepat. dia ingin sekali pergi dari studio ini rasanya dia pengap ada di sini.
"beneran ya lo gak marah" kata Shea memulihkan. .
bisa saja sampai rumah alexa mengomel gak jelas di sana karenna hal ini. seperti dulu pernah terjadi sedangkan Shea mengajaknya untuk nonton jb. alexa melihat dia engak tapi sampe rumah yang ada alexa marah engak jelas dan terus mengomel sepanjang malam sampai telinga shea panas
"iya iya, mau ke toilet dulu, lo tunggu di sini aja"
"nanti tunggu di parkiran aja lex, gue sama Ashley mau minta ttd sama fhoto dulu. mungkin agak lama, soalnya ini termasuk fasilitas VVIP" kata shea.
"terserah lo aja, pokok gue telepon lo harus ada"
Shea mengangguk dka pun Langsung Menarik tangan Ashley untuk pergi ke belakang panggung, hanya untuk meminta ttd dan juga fhoto bersama dengan mereka.
Sedangkan alexa dia pun langsung menuju toilet yang sepi. Pasti toilet yang engak sama sekali di banyak orang datangi. karena dia ingin bertemu seseorang.
"kak". panggil alexa.
Sementara yang di panggil kaka pun langsung menoleh, merentangkan kedua tangan dan juga tersenyum lexa diam Dengan mata yang berkaca kaca, lalu berlari kecil dan memeluk sang kaka yang lima tahun ini tidak bersama dia.
"gue seneng akhirnya elo mau nonton gue"
"Sebenarnya gak mau tapi di terpaksa, gue suka gak". jawab alexa lirih.
alexa pun mengerahkan pelukan ya saat axcel ingin melepaskan pelukan itu. dia pun mengusap udapkan hidungnya di d**a bidang sang kaka.
"Kangen". lirih alexa dsn membuat axcel tersenyum.
"Kalau bukan adik udah gue cium lo"
"dulu juga gitu waktu kecil sampek smp lo masih suka nyiumin gue". jawab alexa tidak mau kalah.
axcel melepas pelukan itu dan angsung menatap sang adik yang tengah tengah menanggis. dia pun langsung meengusap air mata alexa dengan lembut.
detik berikut nya axcel pun menundukan diterima dns meraih bibir chery sang adik. hal itu udah biasa dia lakukan pada alexa sebagai tanda terima kasih sayang. mungkin orang lain akan .engira jika mereka ini kekasih, mengingat wajah mereka sangat berbeda dan ternyata meraka hanya berbeda 10 menit saja.
"m***m amat" kata alexa cemberut.
"ya udah gue balik ke sana dulu yang dibaringkan di nungguin. lo buruan pulang, udah malem juga".
axcel pergi tapi di tahan oleh alexa dengan dsbi berkerut kapak pun tampak alexa bingung.
"masih kangen peluk dulu". rajuk alexa dan membuat axcel tersenyum.
padahal dulu masa kecilnya axcel ini suka sekali jahilin alexa, hingga sampai alexa masuk rumah sakit karena axcel. hal itu langsung membuat axcle berhenti menjahili alexa.
"gegara leon kan kaka gak di rumah". dumel alexa.
axcel mengangguk. "gue pergi, lo cepetan pulang" pamitnya dns mengecup kening alexa.
alexa menatap kepervain axcel dengan berat hati. dia rindu, nyatanya lima tahun ini axcel tidak pulang sama sekali karena jumlah pertunjukan dan juga kegiatan yang di lakukan axcel.
untuk meyakinkan Ashley dan juga Shea alexa pun masuk ke kamar mandi hanya untuk mencuci tangan.tapi saat keluar alexa di bawah oleh leon yang berdiri tegap didepannya dengan tangan yang bersedakep d**a, sedikit menunduk dan tampak alexa
"ngapain lo di sini". ketus alexa.
"gue denger tadi lo nyalahin gue"
alexa mendengus dia pun mendorong leon yang melepaskan jalannya.leon memang mundur tapi saat alexa melewatinya, leon pun langsung menarik tangan alexa dan menghempaskanya di dindin. memgurung dengan kedua lengan kekarnya dan menundukan kedua.
alexa menutup bibir leon yang nyaris saja menciumnya. ini salah satu sikap leon yang engak di sukai alexa. dia ini suka mencium orang sembarangan dan tanpa izin.
"jangan cium gue, minggir"
"gue kangen mencecap rasa lo" bisik leon.
"gue gak mau" tolak alexa
alexa kembali didorong leon, ditolak pergi leon malah menundukan disetujui dan memperoleh bibir chery alexa. mencecap rasa yang lima tahun ini di rindukan.
alexa meronta dia pun menolak d**a bidang leon, tapi yang ada leon malah mengengam kedua tanganya dan juga kaki yang dia taruh di antara kaki alexa.
"gue akan kembali, dan kita akan bersama, gue akan ngebuat hati lo yang beku, untuk jatuh cinta sama gue" kata leon saat ciuman yang berakhir dan berlalu.
alexa diam-diam leon yang berlalu, sampai kapanpun dia engak akan suka atau pun jatuh cinta dengan leon. itu janji alexa saat ini.
*******
suara sepatu pantopel mengema di lorong sekolah ini. leon yang baru saja masuk ke ruang kepala sekolah dengan santainya sambil membenai tempat dasinya. rambitnya tertata dengan rapi, tetapi tidak dengan kedua antingnya yang dia ganti dengan warna hitam. dia pun tersenyum saat kepala sekolahnya yang botak beediri hadir dengan kayu kecil di tanganya
"Tuan ken Tuan kalian ingin sekolah bebas seperti yang lain". kata nya.
semua orang mengangguk. mereka emang ingin sekolah layaknya orang sekolah, bukan malah di asingkan di kelas yang khusus untuk mereka di sini. Bahkan jatah makan pun harus disesuaikan di sini. selama istirahat mereka juga engak boleh keluar kelas. apa lagi kelas mereka ini ada di lantai paling atas. fasilitas emang lengkap tapi kalau sepi buat apa?
"iya kita ingin layaknya anak SMA bukannya malah di asingkan seperti ini". kata Jackson.
pak yosep pun mengangguk dia cukup tau jika mereka ini sebenarnya ingin sekali bebas sedikit. Ingat jika mereka ini cukup padat jadwalnya dan juga banyak kegiatan yang harus mereka lakukan di sini.
"Manajer kamu juga udah konfirmasi ke saya jika mereka sedikit membebaskan kamu. asal kamu tau aturan. jangan membuat ulah terutama kamu leon, axcel dan juga Jackson"
leon, Jackson dan juga leon pun saling pandang lalu tersenyum kecil. bisa di lihat tiga anak ini usil terbaik di tambah lagi nanti jika lucas udah disetujui bersama dengan axcel yang ada asrama mereka pun akan gempar sendirinya Mengingat empat orang ini tidak bisa diam di antara ketujuh lainnya.
"Kalau begitu kalian bisa masuk ke kelas, dan kalian satu kelas". kata pak yosep.
"terima kasih pak". kata dominic.
pak yosep mengangguk. mereka bertujuh pun langsung keluar kelas saat tau di mana letak kelas mereka. sepanjang perjalanan koridor sekolah ini banyak anak yang berkumpul di koridor koridor. entah itu sedang membaca buku atau sedang bergosip ria.
Tapi saat melihat mereka bertuju tengah lewat mereka pun berbalik semua kegiatannya dan melihat mereka kagum.jujur saja siapa yang engak suka kalau satu sekolah dengan idola. ada juga yang sudah memfhoto mereka bertujuh atau bahkan memvidio mereka bertuju untuk momen spesial ini.
"xel adik lo di kelas ini kan?" tanya leon berbisik.
takut jika di dengar oleh anggota lain. yang lebih takutnya adalah parazi atau tipuan gosip yang akan menyeret mereka semua. Jika anggota maa semua juga sudah hafal sama kelakuan mereka di sini apa lagi leon yang suka sekali di gosipkan dengan banyak wanita cantik di sini karena terlalu ketara di sini.
ya sering kali leoan berkencang dengan artis artis lain akhirnya ketahuan dengan paparazi murahan geng selalu saja mendapat gambarnya. padahal selama kencan juga leon memilih tempat yang privasi, hanya ada dia dan juga wanita kencannya.
axcel mengidikkan bahunya dia juga engak tau alexa di kelas berapa saat ini. tapi semoga saja mereka satu kelaa agar bisa bertemu.
bryan pun menatap tulisan 2-1, dia pun mencocokan angka di kertas itu dan juga papan nama kelas di sini, dan ternyata samabryan masuk lebih dulu dan buat satu kelas ini bersorak gembira, di susul michael, leon, axcel, Dominic, Lucas dan juga Jackson membuat satu kelas ini langsung ribut dan mengerumuni mereka semua.
"Lucas duduk di samping aku aja". kata entah siapa dan membuat lucas tersenyum.
"ya ampun gila kita sekelas sama mereka? gue mimpi apa semalam"
"Aaa pena nyubit pipinya Jackson"
"ya tuhan bungkus bawa pulang"
"tinggal.bilang sama mama, satu kelas sama pada suamiku"
dan masih banyak celetuk yang mereka lomtarkan di sini. apa lagi duduk mereka berdempetan dan dekat.sampai tiba tiba saja kelas yang tadinya ramai pun mendadak hening saat melihat satu guru kiler masuk ke dalam kelas ini.
guru itu pun bilang tujuh murid baru lalu tersenyum dia engak harus naik ke lantai empat untuk mengajar mereka. Mengambil kelas mereka itu berada di lantai empat lantai paling atas sendiri.
saat pelajaran di mulai tiba tiba saja pintu kaca ini terbuka lebar, dan masuklah tiga cewek cantik dan buat semua orang memandang mereka.
"maaf pak telat". kata alexa santai.
"Kamu kan tau kalau aku engak suka anak yang terlambat di jam pelajaran aku" kata pak Guru
"iya aku tau pak" jawab alexa masih dalam keadaan santai.
"terus kapan udah tau kenapa masih telat" kata guru itu berkacak pinggang.
alexa tersenyum dia pun menutup. "begini pak tadi kan kita berangkatnya bertiga, dan tiba tiba saja ban mobil bocor, terus kita ke sini naik taksi online kan harus nunggu dulu pak makanya kita naik". jelas alexa panjang lebar dan mendapat anggukan dari Ashley dns juga Shea.
"betul pak, kita terlambat karena menunggu taksi nya" tambah ashley menyakikan.
pak guru punah mendengus lalu menatap arlojinya. "Ya, kalian harus duduk, lain kali jangan kembali lagi"alexa, Ashley dan juga shea pun mengangguk. mereka membalik badannya terkejut dan langsung berteriak, kecuali alexa dan membuat guru itu kembali menatap mereka tajam.
"aaaaaaa". teriak Shea dan juga Ashley membuat satu kelas ini ditutup telinganya.
"Shea, Ashley kenapa kalian berteriak" kata guru itu panik. siapa yang melihat meta melihat kecoak atau tikus yang berkeliaran di sini.
"itu pak suamiku Lucas" ceplos Ashley tanpa sadar dan mendapat pelototan dari alexa
"Maaf pak orang kalau lagi ngantuk ya begini, mohon di maklumi". kata alexa tidak enak hati apa lagi satu kelas langsung bersorak, paling banyak ya kaum hawa.
Ashley dan juga shea pun duduk di sebelah kiri dan juga kanan alexa.alexa sendiri duduknya tepat di depan leon ingin rasanya dia pindah tempat duduk agar bocah satu ini tidak menganggu nya.
"long time no see". bisik leon yang masih bisa di dengar oleh alexa.
alexa hanya memutar bola telanjang dan tidak memutar sapaan dari leon. Tentu saja hal itu langsung membuat leon tersenyum
cewek satu ini emang unik.
berbeda dengan lucas yang baru saja di panggil suami oleh Ashley pun tertawa kecil memandang ke Arah Dominic.
"suami dia bilang". Kekeh Lucas dan membuat Dominic tersenyum kecil.
TBC.
jika ada salah ketik ya, semoga suka