POV : BARA Karenina Andini. Satu-satunya nama yang tak pernah terhapus dalam hati, sekalipun aku hanya menelan kecewa tiap kali mengingatnya. Namun sejak dia memilih bersama laki-laki lain sebagai pendamping hidupnya, aku baru sadar jika perempuan baik-baik pastilah memilih laki-laki yang baik pula. Mereka melihat dari segi agamanya, sikap dan tanggungjawabnya, bukan sekadar ketampanan fisik ataupun harta lelaki yang mendekatinya. Pantas saja Karen tak pernah memilihku yang terkenal playboy ini. Dia justru melabuhkan cinta dan kesetiaannya pada lelaki biasa saja. Berwajah tampan standar, karir yang biasa dan harta pun tak punya, tapi Arga memiliki cinta, kesetiaan dan tanggungjawab pada keluarga. Karen jelas memilih dia yang bisa dijadikan panutan dalam rumah tangganya, bukan sepe

