Arhanif tau bahwa apapun yang dimulai dengan kebohongan tak akan berakhir baik. Tapi dia berharap Tuhan akan berkata lain hari ini. Ya, dia berbohong. Meski Tea memberi tiket festival gratis untuknya beberapa hari lalu, Arhanif sama sekali tak berniat untuk pergi. Malah rencananya, malam ini Arhanif akan belajar karena besok ada kuis di kelasnya. Tapi sekarang Arhanif tak peduli lagi dengan kuis. Yang penting untuknya adalah tidak membiarkan Askhara dan Djenar pergi berdua saja. Baik Askhara maupun Djenar tak merasa keberatan. Toh mereka jadi punya tumpangan gratis, pulang pergi. Askhara juga tak perlu capek-capek menyetir. Hanya saja, Askhara merasa gelagat Arhanif agak mencurigakan. "Gue kira lo nggak mau dateng, Kak," kata Askhara yang duduk di samping Arhanif. "Hah? Maksudnya?" "Y

