Bahkan dedemit juga tau kalau perasaan Askhara sedang kacau saat ini. Tepat setelah Tea memberikan hadiah pada Arhanif, suasana hatinya langsung berubah 180 derajat. Tak bisa ditutupi. Askhara yang tadinya banyak bicara dan berusaha mengesankan di hadapan Tea kini lebih memilih diam. Arhanif peka. Dia merasa tidak enak pada adiknya. Tapi mau bagaimana lagi? Dia tak mungkin menolak pemberian orang lain. Terlalu kasar dan tidak sopan bukan? Djenar juga menangkap hawa-hawa tidak enak di sekitar tempat duduknya. Gadis dengan terusan biru langit itu juga tau kalau Askhara sudah merasa tidak nyaman berada di sini. Inisiatif, ia bangkit lalu menggenggam tangan Askhara dan menariknya keluar dengan dalih, "Kami mau mencari angin segar terlebih dahulu. Nanti kami kembali." Askhara hanya menurut.

