Tak semua orang suka hari Senin. Bahkan kebanyakan memang benci. Melepaskan sesuatu yang menyenangkan--hari Minggu-- dan menggantinya dengan sesuatu yang biasa tidak pernah mudah. Malah cenderung menyebalkan. Itulah mengapa hari Senin terasa lebih berat dibandingkan hari-hari lainnya. Askhara malah terbalik. Ia senang sekali hari Senin tiba. Setidaknya kali ini. Karena itu berarti dia akan menghabiskan banyak waktu di luar rumah, terbebas dari segala sesuatu yang berkaitan dengan Djenar. Askhara bisa bernapas lega, tak perlu lagi dibebani berbagai tanggung jawab aneh yang diberikan Arhanif. Askhara--si anak rumahan--tak ingat kapan ia pernah sesenang ini meninggalkan rumah. Biasanya ia menggerutu jika diminta meninggalkan zona nyamannya. Apalagi di hari Senin, hari dimana manusia masih t

