bc

I'M Not a Virgin

book_age18+
11
FOLLOW
1K
READ
dark
counterattack
goodgirl
drama
tragedy
transgender
realistic earth
humiliated
wife
like
intro-logo
Blurb

Bagaimana bila sebuah pernikahan berakhir hanya dalam satu malam? Mungkin hal tersebut sangat jarang terjadi. Namun tidak bagi Sonia. Pernikahannya benar-benar kandas sampai di malam pertamanya saja.

Sebuah fakta bahwa ternyata dirinya sudah tidak perawan, menjadi mimpi buruk baginya. Tanpa belas kasih sang suami langsung mengusirnya tanpa mau mendengarkan penjelasannya terlebih dahulu.

Beruntung seorang laki-laki baik mau menolongnya. Tidak sampai disitu, laki-laki itulah yang nantinya akan membalaskan dendam Sonia kepada sang mantan suami.

chap-preview
Free preview
BAB 1
Pagi ini matahari masih enggan untuk menampakkan diri. Seperti hari-hari kemarin, di mana awan masih dominan di langit Jakarta ini. Harap-harap cemas, Sonia bangkit dari tidurnya. Bagaimana tidak cemas, dua hari lagi dia akan menikah dengan seorang pria yang sudah menemaninya selama 3 tahun belakangan ini. Jaka, teman sekaligus kekasih dari Sonia. Mereka bertemu pertama kali waktu baru masuk SMA. Pada awalnya mereka beda kelas, namun di kenaikan kelas dua Jaka meminta pada ayahnya agar dia bisa pindah di kelasnya Sonia. Karena ayah Jaka merupakan pemilik sekolah tersebut, bukan hal sulit untuk memenuhi permintaan anaknya itu. Hari-hari mereka berdua mulai mereka lalui bersama. Pelan-pelan Jaka mulai mendekati Sonia. Sampai pada suatu malam dalam acara perkemahan Jaka mengutarakan perasaannya di hadapan semua orang di sana. Sejak saat itu, Jaka dan Sonia mulai menjalani hidup sebagai sepasang kekasih. Hari-hari mereka dijalani dengan bahagia. Walau tak jarang terjadi perselisihan di antara mereka, tetapi selalu ada pihak yang mengalah sehingga perselisihan cepat mereda. Kini setelah tiga tahun menjalin asmara, mereka berdua memutuskan untuk menikah. Kedua pihak keluarga sangat bahagia. Mereka saling menerima satu sama lain. Kedekatan mereka tak perlu ditanyakan lagi. Mereka sering mengadakan makan malam bersama, liburan bersama, dan hal-hal lain yang mereka lakukan secara bersama-sama. .......... Kini Sonia tengah memandangi hujan yang terus mengguyur bumi dari jendela kamarnya. Dia berharap dihari pernikahannya hujan tak akan turun. Lama melihat hujan, kini Sonia mulai bosan. Tak ada hal lain yang bisa dia kerjakan. Itu karena sekarang dia sedang menjalani proses yang dinamakan pingit. Jadi dia tidak diperbolehkan pergi. Detik kemudian, ada yang mengetuk pintu kamarnya. Tak perlu berpikir lama dia sudah mengetahui siapa orang di balik pintu itu, karena setelah suara ketukan pintu itu, disusul dengan suara lembut yang dapat menghangatkan hati Sonia. "Sayang, mama bawain sarapan kamu nih." Suara wanita di balik pintu. "Masuk aja ma! Pintunya gak dikunci." Saut Sonia mempersilahkan mamanya masuk. "Kamu lagi ngapain sayang?" "Liat hujan ma" "Kenapa muka kamu sedih begitu?" "Sonia takut ma, semisal dihari pernikahan Sonia sama Jaka masih hujan terus bagaimana?" Keluh Sonia pada mamanya. Kini wajah Sonia sedang menampakkan kesedihan. "Kamu jangan khawatir sayang, pernikahan kalian gak akan batal cuma karena hujan." Ucap Sonya menenangkan putrinya. "Ya sudah kamu makan dulu gih! Jangan sampai telat makan! Kalau kamu sakit justru pernikahannya bisa batal." Sambung Sonya yang berhasil membuat Sonia dengan cepat melahap makanannya. Sonya meninggalkan Sonia yang masih melahap makanannya. .......... Setelah menghabiskan makanannya, Sonia memutuskan untuk mandi saja, mungkin air hangat akan menenangkannya. Sonia menyalakan kran yang mengalirkan air hangat pada bathup. Tak lupa dia menambahkan sabun dengan wangi aroma terapi. Kini bathup pun telah penuh dengan busa sabun. Segera Sonia melepas satu per satu pakaiannya. Dingin, itu yang dia rasakan setelah semua kain yang tadinya menempel di tubuhnya sudah lepas. Sonia segera masuk ke dalam bathup berharap air hangat dapat menghangatkan tubuhnya. Sonia menenggelamkan hampir seluruh tubuhnya. Hanya sebatas leher sampai kepala yang muncul ke permukaan. Kala berendam dia teringat Jaka calon suaminya. Jaka adalah cinta pertama dan mungkin akan jadi yang terakhir baginya. Mungkin? Ya, takdir tidak ada yang tahu kan. Jaka adalah pria yang sangat baik bagi Sonia. Dia perhatian, lembut, dan sangat sayang terhadap Sonia. Maka dari itu, Sonia sangat menjaga kehormatannya, supaya Jaka yang bisa mendapatkannya. Jaka sendiri sangat mementingkan soal keper awanan. Bukan tanpa alasan, keluarganya keluarga terhormat, jadi dia harus menjaga kehormatan keluarganya. Ditambah dia trauma akan kejadian yang menimpanya waktu SMP. Kekasihnya waktu itu, ia pergoki sedang bercinta dengan seorang lelaki yang juga Jaka kenali, tak lain dia sahabatnya sendiri. Jaka memilih pindah sekolah setelah kejadian itu. Dia sangat membenci gadis yang dengan bodohnya memberikan mahkotanya kepada pria yang bukan suaminya. Dogma itu sudah melekat pada kepala Jaka semenjak kejadian itu. **************** TBC Dukung Author melalui https://saweria.co/AnakMerdeka

editor-pick
Dreame-Editor's pick

bc

Claimed by my Brother’s Best Friends

read
826.3K
bc

His Unavailable Wife: Sir, You've Lost Me

read
11.2K
bc

Secretly Rejected My Alpha Mate

read
36.5K
bc

The Luna He Rejected (Extended version)

read
621.4K
bc

The Lone Alpha

read
125.8K
bc

Bad Boy Biker

read
8.9K
bc

The CEO'S Plaything

read
20.0K

Scan code to download app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook