BAB 36

1730 Words

Salwa sempat tercengang saat pagi hari berikutnya Athan meminta suster menyiapkan barang-barangnya dan memilih pulang dan rawat jalan. Namun ia tidak menolak. Athan sama sekali tidak menghargai keberadaan Salwa yang rela meninggalkan pekerjaannya untuk merawat Athan. Athan bahkan tidak meminta pendapat Salwa tentang rawat jalan tersebut. Athan juga tidak mengajak Salwa berbicara atau apapun. Ia hanya diam dan menutup rapat mulutnya. Saat sampai Salwa membuka pintu untuk Athan, namun tidak ada ucapan apapun, bahkan terimakasih. Athan melangkah cepat dan tampak tak sabar menunggu Salwa membuka pintu. Lalu lelaki tersebut kembali berdiri di pintu kamarnya. Salwa membuka pintu itu dan Athan langsung berbaring di sana. Salwa mengikutinya dengan perasaan heran. "Tinggalkan aku, dan pergilah bek

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD