Saat Valeta masuk ke dalam toilet perempuan, datang segerombolan anak cewek dari kelas lain menghampiri Valeta yang tengah bercermin. Tiba-tiba saja salah satu dari mereka menarik tangan Valeta dan mendorongnya ke tembok. Valeta kaget. "Aw, apa-apaan sih kalian!?" "Elo yang namanya Valeta?" Valeta mendengus, cewek berjumlah 4 orang ini beraninya main keroyokan. "Iya, gue Valeta. Memang kenapa?" "Lo ada hubungan apa sama Kak Justin, pasti lo godain dia kan?" Valeta mengeryit tak percaya. "Apa lo bilang. Gue godain Kak Justin?" "Iya, nggak mungkin Kak Justin mau sama lo." Valeta menatap tajam cewek yang melabraknya itu, ia melawan dengan mendorong tubuhnya. "Lo bilang apa tadi? Denger ya, gue sama sekali nggak pernah godain Kak Justin. Lagipula Kak Justin suka sama gue ya k

