. Dan ketika ia melewati ruangan, seseorang menarik tangannya masuk ke dalamnya dan langsunh tertutup begitu saja. Ares yang telah kehilangan jejak Valeta akibat dari banyaknya orang yang dilewatinya. "Ah sial!" "Ssssttt!" Keynan membungkam mulut Valeta agar tak bersuara. Valeta melotot kaget ternyata orang yang menariknya tadi adalah dirinya. Ares yang berada di luar kebingungan ke mana perginya Valeta yang begitu cepat itu. "Mana Valeta?" Ares menyapu pandangan di sekitar, tetap tak ada sosok Valeta. ... "Pak Key ngapain minta saya buat ketemu, di rumah kan bisa. Kalau orang sekolah tahu bisa gawat." "Ssssst, pelankan suara kamu. Saya memang meminta kamu ke sini karena saya mau nanya sama kamu." "Nanya apa?" Tatapan Keynan berubah serius. "Kamu ada hubungan apa sama Ar

