BAB 29

1712 Words

Satu buah kursi kayu yang berada di ujung dapur Lucy bawa ke ruang tengah apartmennya, ia mendekatkan kursi itu ke dinding kemudian menaikinya dengan hati-hati. Lucy tersenyum puas ketika sebuah lukisan kuda berwarna hitam yang berhasil ia gantung dengan manis di ruangan ini. Bara menyukai aktifitas berkuda dan Lucy sengaja meletakkan lukisan ini di ruang tengah agar Bara betah ketika berada disini. Satu minggu ini, suasana hati Lucy sedang berbunga-bunga. Pasalnya Bara memaksa dirinya untuk kembali ke apartment miliknya, padahal jelas di pertemuan terakhir mereka sebelumnya Bara menolak perasaannya. Apakah laki-laki itu mulai tersadar bahwa dirinya memiliki tempat di hatinya? Sekali lagi ia tersenyum ketika beberapa kemungkinan-kemungkinan baik tentang kemajuan hubungannya dengan Bara, l

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD