30. Pergi Darinya

1522 Words

Akhirnya mereka duduk bersama di ruang tamu yang lengang. Elisa duduk di sofa tunggal, matanya menatap wanita di hadapannya. Sonya Wiranegara adalah sosok yang terlihat sempurna dari setiap jahitan linen kremnya hingga rambutnya yang hitam berkilau jatuh lembut di pundaknya. Wanita itu mengingatkan Elisa pada gambar-gambar di majalah sosialita, anggun, terukur, dan terjaga rapat dari dunia yang berantakan. "Will sudah menceritakan segalanya pada saya pagi ini," ucap Sonya, suaranya jernih seperti kristal. "Intinya, kamu adalah putri dari Pak Hendri dan Bu Wina. Korban dari kecelakaan itu bertahun-tahun lalu." "Putra Ibu yang telah merenggut mereka dari saya," balas Elisa, suaranya datar namun getaran halus terdengar di ujung kalimat. Sonya menutup matanya sejenak, satu tangan terangkat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD