DOSEN TERCANTIK

1323 Words

"Apanya yang mau aku jelaskan? Kuliah singkat?" Dine tergelak. "Aku jadi mahasiswa, kamu jadi dosen," Bian tersenyum. "Dosen tercantik di seluruh dunia." "Aihh.. Tadi sekretaris tercantik, sekarang dosen tercantik. Mulut manismu itu tidak ada duanya," Dine tergelak. "Itu kenyataan ibu dosen.." Bian mencubit pipi istrinya yang kemerahan. "Makin ke sini, istriku semakin memesona. Aku jatuh hati semakin dalam." "Harus! Karena aku juga begitu. Aku.. Tidak mau jatuh sendirian Bi.." Dine tersenyum. "Let's fallin together.." Bian mengecup pipi istrinya. "Kalau datang bulanmu berakhir, saat ini, aku akan berubah menjadi Bian si buas.." Bian memeluk erat tubuh istrinya. Dine lagi lagi tertawa. Ia naik ke pangkuan Bian, "Mau di sini." "Tubuhku ini jadi singgasanamu," Bian mengecup p

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD