Bian sedang berada di area tebing tinggi itu. Ia menatap sekeliling sambil menunggu anggota tim keamanannya tiba. Bian memperhatikan jauh ke bawah tebih. Jurang yang begitu dalam dan terjal. Matanya memicing memperhatikan bagian dasar jurang. Ayah... Ada rahasia apa di sini? "Bos," tim keamanannya yang bernama Jabr datang menghampiri. "Bagaimana?" Bian menjawab tanpa menoleh. Matanya masih menatap ke bawah tebing. "Dugaan bos benar. Ada kejadian di tebing ini, dua puluh tahun lalu.." jawab Jabr. "Kejadian apa?" Bian langsung membalikkan tubuhnya. Kedua tangannya masuk ke saku celana sambil menatap Jabr ingin tahu. "Ada yang jatuh," ucap Jabr. "Siapa? Kenapa?" Bian mengerutkan keningnya tak percaya. "Tidak ada yang tahu, tapi kejadiannya malam. Ada yang berselisih

