Kemarahan Harimau Gurun

1752 Words

“SAHIIID!!!” Teriakan dari salah satu tentara itu membuat Sahid mencari sumber suaranya. Padahal baru saja dia ingin bermain bersama teman-teman barunya. Saat dia ingin mengambil buku cerita miliknya dentuman rudal yang pecah pun memekakkan telinga. Para tentara yang berjaga dibuat kaget dengan serangan rudal milik tentara rezim pemerintah itu. Saat Sahid menampakkan dirinya, tentara yang meneriaakkan namanya pun langsung berlari ke arah Sahid lalu menggendongnya berlari menuju banker bawah tanah yang memang sudah disediakan di camp ini. Dengan cepat dia menuruni anak tangga yang cukup dalam, lalu membuka pintu yang ada di depannya. “Sahid, dengarkan paman. Untuk saat ini kau di sini dulu bersama yang lain. Jika semua kekacauan di atas sudah selesai Paman akan menjemput kalian semua

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD