SEBUAH dokumen rahasia dikirim ke email Jendela Kematian beberapa jam yang lalu. Sepertinya orang tersebut menggunakan setting waktu untuk mengirimkannya karena takut ada pihak-pihak yang akan mengetahui masalah tersebut. Happy yang sudah biasa mengurusi masalah email yang ditujukan kepada Jendela Kematian, tentu saja langsung membuka semua isi dokumen tersebut dan mencetak seluruh informasi yang ada di sana. Setidaknya agar tidak hilang ketika seseorang meretasnya atau kembali untuk menghapusnya. Tidak lama kemudian Beauty yang tampak kurang sehat masuk dengan menatap ruangan yang kosong tanpa adanya anggota yang lainnya. Happy menunjuk ke arah kursi yang kosong dan meminta perempuan itu untuk duduk di sana. Beauty sebenarnya merasa tidak enak, bahkan sangat malu untuk datang. Menghadapi

