bab 3

1020 Words
Seketika kedua gadis remaja itu terdiam kala menyadari kedatangan deon di dalam mobil. "Eh curut nakal, kalian pikir gue supir kalian apa? pindah sini satu di depan!" Pinta deon kesal yang melihat dua orang remaja labil itu duduk di belakang nya. "males gue deket sama lo kak, empet gue liat lo" Jawab cheryl malas. Deon menatap seram kepada kedua remaja itu melalui kaca mobil nya hingga bertemu tatap dengan feli. "Yaudah fel, lo aja yang pindah ke depan sebelum singa ngamuk." kata cheryl. Cheryl sengaja begitu karna tau sahabat nya itu pasti senang bisa berdampingan dengan kakak nya. Akhirnya feli pindah ke depan di sebelah Deon. Deon melajukan mobil nya menuju ke ruah mereka, namun dia tidak masuk malah berhenti di depan pagar rumah nya. Cheryl yang tak mengerti maksud kakak nya pun tak bergeming hingga deon memerintah kan nya untuk turun. "Lo masuk gih, mama dah nyariin lo tuh, biar gue anterin nih si curut nakal satu lagi." pinta deon pada adik nya itu. "Ya ela kak, napa ga barengan aja tadi kita anterin feli nya... geli gue liat kegeblekan lo. Kan jadi balik balik lo nya pe'ak.!" jawab cheryl yang kesal. Menurut nya kakak nya bertingkah seperti orang t***l. Dia sendiri tak mengerti sebenar nya deon hanya modus supaya dia bisa berduaan dengan feli. "Yaudah, buruan masuk. Nanti mama ngomel sama gue soalnya tadi udah nelpon-nelpon gue terus." paksa deon pada adik nya yang tak peka itu. "hmm.. oke lah. Fel, gue luan ya. Hati-hati lo jangan banyak gerak, tar di terkam singa. Ruaaarrrr..." canda cheryl pada sahabat nya itu yang di sambut dengan tawa renyah kedua nya. Deon hanya menggeleng kan kepala nya melihat tingkah dua sahabat itu. Deon melaju kan mobil nya kembali. Beberapa menit kemudian mereka sampai ke rumah feli yang megah tapi hampa itu. Deon menghentikan mobil tanpa mematikan mesin nya, karna dia berniat langsung pulang setelah feli turun. Namun di luar dugaan deon, feli langsung membuka jaket deon yang iya kenakan. Hal itu malah membuat deon gagal fokus dan memiliki pikiran kotor. Hasrat nya terpancing melihat lengan feli yang mulus, belahan d**a nya yang terlihat jelas serta punggung nya yang terbuka lebar hingga hampir ke pinggang. Deon menatap feli tak berkedip, dia menelan saliva nya saat memandang pemandangan yang sangat menggoda itu. "Nih kak, jaket nya. Makasih ya kak dah anterin aku." feli menyodor kan jaket itu pada deon. deon tak berkata apa apa saat menerima jaket nya, pikiran nya semakin liar saat melihat kemolekan tubuh feli di hadapan nya. "Kak, kok bengong. Mau singgah?" tanya feli sambil melambai kan tangan nya tepat di depan mata deon. "bo..boleh." Deon menjawab spontan namun gugup kala pikiran liar nya semakin kemana mana. Seperti buaya yang di beri umpan gratis, rasa nya deon tak ingin menyia-nyia kan tawaran feli untuk singgah ke rumah nya. Sebernya deon pun suka dengan feli sudah lama, tapi dia takut mendekati feli karna feli masih terlalu kecil. Deon takut akan merusak feli jika dia memacari feli. Karna tubuh feli sangat membangkit kan hasrat kelelakin nya, dia pun sering melakukan onani dengan membayang kan feli ada di bawah kungkungan nya. Apa lagi dia juga sebenar nya pernah menyadari bahwa feli pernah mengintip nya saat onani. "yaudah ayok kita masuk." ajak feli dan deon pun semakon gercep menginjak gas pada mobil nya. mereka masuk ke rumah, feli menuntun deon lewat melalui lift. Di dalam lift yang berdinding kan kaca, kemolekan tubuh feli terpampamg dari segala sudut. itu membuat deon tak mampu lagi menahan diri nya untuk menerkam feli. Deon memeluk feli tiba tiba dari belakang, deon melingkar kan tangan kekar nya di daerah perut feli. Dia mencium leher feli yang membuat feki sontak memalingkan kepala nya. "kak deon..." feli terkejut. "Feli, kamu sengaja ya mau menggoda kakak..." tanya deon dengan suara nya yang serak dan berat akibat menahan hasrat. Senjata kelelakian nya sudah menegang di bawah sana. "menggoda apa kak, aku ga menggoda kakak kok." Entah sejak kapan mereka bicara dengan aku kamu. Feli merasa kan jantung nya yang berdebar dan seperti mau copot. Mereka masih dengan posisi deon yang memeluk feli dari belakang saat lift nya terbuka. Setelah sampai di lantai atas deon melepas pelukan nya dan mengikuti feli. Samar-samar mereka mendengar suara, 'aaah... terus honey... nikmat banget... ahhh... enak sayang...terus sayang...' suara itu berasal dari salah satu ruangan yang ada di lantai atas. Deon sangat hapal itu suara apa. Tapi dia mencoba mengikuti feli yang mengendap-endap mendatangi arah suara itu berasal. Ternyata di sebuah kamar yang pintu nya tak tertutup sama sekali, papa feli sedang di menggenjot seorang wanita yang tak feli kenal. Deon langsung menutup mata feli saat mereka menyadari adegan panas yang di lakukan papa nya feli. Feli memegangi tangan deon dan melepas kan dari mata nya. "tenang kak, aku ga apa apa. Aku udah sering lihat papa ku kaya gitu." kata feli tersenyum getir. Deon sangat ibah melihat feli yang ternyata kehidupan nya benar-benar tak layak, pantas saja dia lebih suka tinggal di rumah kami. Batin deon yang langsung membawa feli ke dalam pelukan nya. Feli menetes kan air mata nya di dalam pelukan deon. Dia sangat malu dan sedih dengan keadaan keluarga nya. Dia sangat merindu kan kasih sayang orang tua. Feli melepas kan diri dari pelukan deon lalu menarik tangan deon menuntun nya ke kamar nya. "kita ke kamar aku aja ya kak." Kata feli yang mampu membangkit kan harsat liar deon kembali. Apalagi mereka baru saja melihat adegan panas secara langsung. Padahal tadi dia udah melupakan nya sejenak saat di merasa kasihan dengan feli. Mereka masuk kamar feli dan feli mengambil pakaian nya di lemari. "kak, aku ganti baju dulu. lo tunggu di sini ya." Kata feli lalu masuk ke kamar mandi. Tak sampai 5 menit feli keluar dengan mengguna kan kaos longgar dan celana hotpans. Pakaian yang selalu di gunakan feli sehari hari. "kak, lo mau minum apa?" tanya feli saat membuka kulkas yang ada di kamar nya itu. Deon mendekat, dia mengintip ke arah dalam kulkas feli. "ada apa aja fel?" tanya deon. "tuh kak pilih aja sendiri." jawab fela yang menggeser posisi nya agar deon bisa melihat lihat dan memilih minuman nya.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD