#91 Duka Pak Ruslam

1421 Words

Hari ini, hari Minggu, aku berniat bangun siang. Sesudah melalui banyak pikiran tadi malam, pergi ke rumah Kaizan sendirian. Bertemu ibunya, dan di beri bingkisan pula pulangnya. Jujur, aku lelah fisik dan mental. Aku bahkan tidak berbicara apa-apa dengan ibu begitu sampai rumah tadi malam, hanya mengucapkan selamat malam dan berpesan agar besok tidak usah dibangunkan. Kuletakkan bingkisan dari Tante Vidia didekat ranjang, dan aku segera merebahkan diri di kasur tanpa ingin berganti baju terlebih dahulu. Coba tebak, apakah rencanaku bangun siang berhasil? Yes, seperti yang kalian tahu, Tuhan selalu melindungiku dari bangun siang, dengan ada saja caranya. Meskipun kumatikan handphone, kukunci pintu dan berpesan agar tidak dibangunkan. Nyatanya, aku tetap bangun saat ibu mengetuk pintu, k

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD