Mantan Laknat

2374 Words

Chua: Mantan Laknat Lakka nggak bohong soal dia yang mau menunjukkan sisi menyebalkannya yang nggak pernah gue tahu sebelumnya. Gue kira, si Lakka cuma menggertak doang karena dia kesal. Setiap kali dia mau ngomong, gue selalu menyela dan berakhir meninggalkan dia. Di mana ada gue, di situ ada Lakka. Percaya, nggak? Entah kebetulan atau memang Lakka yang ngintilin gue ke mana-mana, gue selalu menemukan dia di sekeliling gue. Selalu bikin masalah sama gue sampe-sampe bikin gue pengin banget mencekik lehernya, tapi nggak bisa. Beberapa hari yang lalu gue janjian sama Dominiq, kita mau jalan berduaan doang karena Lomi nggak bisa meninggalkan Beon, diajak pun nggak mungkin. Gila aja, umur Beon belum genap empat bulan udah diajak keliling mal, apa lagi buat cari keperluan Dominiq yang b

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD