EPILOG 1

1059 Words

Afi mengingat berapa usia kandungannya saat terbang ke Italia. Meningalkan negaranya, dan segala kenangannya bersama pria yang sudah membantu hidupnya. Yang dokter katakan saat itu, anaknya berkisar empat belas minggu hadir dalam rahimnya. Dia tak mengerti mulanya mengapa ada hitungan trisemester yang merepotkan isi kepalanya. Namun, lama-lama Afi bisa mengerti. Bahwa setiap hitungan hari mahluk kecil itu berada dalam kandungan adalah hal yang sangat berarti. Afi sendiri tak bisa membayangkan apalagi yang lebih gila selain dirinya yang langsung menggilai anaknya dalam hitungan waktu yang tidak bisa dirinya ingat tepatnya. Kilasan dia yang menangis untuk mendapatkan jawaban atas keberadaan anaknya juga selalu hadir, meski tak sampai mengganggu kewarasannya dalam menjalani kehidupannya yan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD