BAB 11

2973 Words

Thunder mengendarai mobilnya seperti pengemudi yang tak tahu aturan sana sini. Meski banyak diumpati dan menerima sumpah serapah sepanjang perjalanan menuju apartemen yang istri Nusa berikan, dia tetap menjadi pria yang menyedihkan. Seberjuang apapun Thunder untuk menemui Afi guna membicarakan lagi keputusan perempuan itu, Thunder tak akan pernah mendapatkannya. Selama bukan perubahan ke arah yang lebih baik yang dia lakukan, maka akan sama saja hasilnya. Terlambat dan sia-sia. "Pasti salah. Afi tinggal di sini! Saya yakin dia masih tinggal di sini!" Berulang kali staf apartemen menjelaskan bahwa Geografi Sahaja tak lagi menempati secara aktif unit yang ada di deretan apartemen cukup elit itu, tetap saja tanggapan Thunder sama; keras kepala dengan pemikirannya sendiri. "Maaf, Pak. Tapi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD