Sepuluh hari berlalu sejak Gara, Rama, serta Derry ditahan dalam penjara. Proses pengadilan akan segera dilaksanakan beberapa hari ke depan. Tak ada satu pun dari mereka yang mengharapkan keputusan pengadilan nanti menyatakan bahwa ketiganya tak bersalah. Karena baik Rama, Gara, maupun Derry sama-sama sadar bahwa semua yang menimpa Danar itu memang murni kesalahan mereka. Laporan dari keluarga korban ada, pengakuan tersangka ada, bukti-bukti juga ada, maka hanya tinggal menunggu prosesi ketok palu oleh hakim ketua. Dan siap tidak siap, mereka harus terima bila pengadilan memutuskan mereka untuk menjadi narapidana dalam kurun waktu hingga beberapa tahun ke depan. Sungguh ironis memang, di usia mereka yang ke delapan belas, sel penjara telah menanti di depan mata. Di sisa-sisa masa rema

