Prolog

888 Words
Reyno Gora yang saat ini sedang berada di atas sebuah panggung di restaurant ternama Skyscraper Restaurant, memiliki kualitas bintang lima dan selalu memberikan layanan terbaik untuk para pengunjungnya serta selalu menampilkan hal yang tak biasa untuk hiburan pengunjung. Kali ini restaurant ini sudah bekerjasama dengan Reyno untuk menikahi wanita pilihannya. Acara sudah diatur sedemikian hingga sampai akhirnya detik-detik menegangkan itu tiba dan dia tak menemukan tunangannya di meja yang dia pesan. "Baiklah pengunjung sekalian, hari ini akan kita adakan pertunjukan yang sangat dinanti, dimana salah satu pengunjung kita akan melamar calon istrinya untuk mendampinginya disisa hidupnya. Mari kita sambut Tuan Reyno Gora." Ucap MC itu. Membuat mata semua orang saat ini tertuju pada Reyno. Dia yang saat ini berdiri di atas panggung ini mulai gemetar dan juga menahan malu, karena baru saja handphonenya bergetar dan dia mendapatkan pesan kalau ternyata Nikata pamit padanya untuk segera terbang ke London karena disana akan ada acara lukis dunia yang dihadiri oleh pelukis idolanya. Dia diam beberapa saat, otak jeniusnya sedang berpikir apa yang harus dia lakukan saat ini, karena saat ini dia telah ditinggal pergi oleh wanita yang jelas-jelas sudah dia bawa kemari hanya untuk membuatnya terpesona karena akan dilamar olehnya didepan banyak orang. Kemudian disalah satu Meja ada seorang wanita yang hanya menatap kosong kedepan tanpa menghiraukan keadaan sekitarnya dan dia berpikir jelas wanita ini sedang kesepian dan pasti dia juga sedang ditinggal oleh pasangannya. Dia kemudian berjalan mendekati wanita itu, dia terlihat cantik dengan balutan dress bewarna putih tulang dan bahu terbuka, rambutnya ditata sedemikian hingga membuatnya tampil sangat menarik mengekspos leher jenjangnya. Sayang sekali kalau harus ditinggal oleh pasangannya. "Nona, mari menikah denganku!" Ucapnya didepan semua orang dan saat ini lampu menjadi redup dan hanya terang di area mereka saja. Alena, nama wanita itu. Dia terperangah saat ada seorang laki-laki yang sangat tampan dan bahkan lebih tampan dari manatan suaminya dimana dulu dia berpikir hanya suaminya sajalah yang sangat tampan bak aktor drama korea, tapi ternyata saat ini laki-laki ini tak kalah menarik dengan mantan suaminya, hal yang membuatnya sangat terpesona adalah, bahwa laki-laki ini tiba-tiba melamarnya. "Ah?" Itu kata pertama yang keluar dari mulutnya. Dia didekati oleh pembawa acara, lalu orang-orang menyorakinya untuk menerima lamaran laki-laki itu. Dia melihat laki-laki itu dengan tatapan yang mengisyaratkan untuk meminta bantuannya. "Nona, Mari kita menikah." Ulangnya lagi. Alena masih tertegun, otaknya masih berpikir tentang sesuatu. "Bagaimana Nona Nikata?" Tanya MC itu padanya sambil tersenyum. Dia lalu melihat kearah laki-laki tampan itu dan matanya penuh dengan isyarat seakan dia harus mengatakan "Ya". Dia yang merasa iba ini akhirnya mengangguk lalu diiringi dengan tepukan yang hadir disana. "Baiklah, karena kau sudah menyetujuinya silahkan kita naik ke panggung." Laki-laki tampan ini lalu membantunya berdiri dari kursinya dan menggandeng tangannya berjalan ke atas panggung dengan senyuman yang sangat manis itu. Sampai di atas panggung mulailah mereka di tanya-tanya oleh MC. "Nona Nikata, apa kau berpikir Tuan Rey ini akan melakukan hal seperti ini padamu?" Tanyanya ramah. "Ah ... ehm ... aku tak menyangka." Ucapnya berbohong wajahnya mungkin saat ini terlihat sangat kikuk. "Tuan Rey ini sudah lama sekali merencanakan hal ini, karena kau akan menjadi istrinya maka ini adalah persembahan hadiah dari kami." Dia lalu memberikan sebuah amplop dan juga souvenir pengantin laki-laki dan perempuan serta sepasang cincin. Laki-laki yang bernama Rey ini pun tersenyum sangat memperlihatkan ketampanannya dan membuat Alena benar-benar terpesona. Saat hal paling buruk menghampiri hidupnya saat itu juga dia mendapatkan sebuah hadiah indah. Entah apa yang sebenarnya akan terjadi kedepannya yang jelas saat ini dia benar-benar merasa terhibur dengan permainan ini. "Apa kau benar-benar mencintai Tuan Rey Nona Nikata?" Tanyanya. "Ah ... tentu saja. Dia adalah Laki-laki tampanku." Ucapnya terlihat bersemangat sambil melihat laki-laki itu. "Dan Kau Tuan Rey, apa kau benar-benar mencintai Nona Nikata?" Kali ini pertanyaan ini dilontarkan untuk laki-laki ini. "Jelas." Ucapnya dengan suara yang terdengar sangat mantap ditelinga Alena, lalu detik berikutnya Reyno mencium kening Alena dan hal ini membuatnya sangat terkejut laki-laki ini melihatnya dengan senyuman iblisnya. Benar-benar membuat Alena tak bisa berkata apapun. Sepertinya laki-laki ini menyadari kesalahannya tapi dia menggenggam erat tangan Alena seakan memaksanya untuk tetap diam. Alena sebenarnya sangat kesal sekali, tapi mau bagaimana lagi, dia betul-betul sudah terjebak saat ini. Mau mundur tanggung, lagipula laki-laki ini juga sangat tampan dan susah untuk ditolak. Bukankah lumayan mendapatkan hiburan disaat hati sedang hancur berkeping-keping? Lalu selanjutnya mereka menyematkan cincin itu ke jari manis masing-masing, mungkin memang sudah takdirnya cincin itu pas sekali di jari manis Alena. Semua diruangan ini tertuju pada mereka, seakan mereka sedang mengadakan ritual janji suci. Setelah mereka mendapatkan beberapa pertanyaan menerima souvenir itu serta acara tukar cincin itu, mereka menandatangi sebuah surat pernyataan yang isinya tak pernah dilihat oleh Alena. Dia hanya berpikir kalau itu hanya hal yang biasa saja, sekedar administratif biasa. Dia menuliskan nama aslinya disana dan membuat pembawa acara itu mengerenyitkan keningnya. "Anggap saja itu nama alias, ini nama asliku." Ucap Alena padanya dan membuatnya mengangguk, disertai dengan senyuman dari Reyno. "Baiklah setelah acara ini kalian bisa langsung ke belakang dan menikmati persembahan acara khusus dari kami." Ucapnya. Alena dan Reyno tersenyum bersama lalu saling menatap dengan pandangan penuh arti. *** untuk spoiler cerita bisa cek di IG: Nychintaa
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD