Meeting You In Seoul : Part 3

1989 Words

"Kalau mau pulang, gak apa-apa kok, Mas. Nanti Dena juga datang." Ia tak enak hati. Sebab sedari pagi, ia terus ditemani lelaki ini. Ikram tersenyum kecil. Ia memperbaiki posisi duduknya. "Gak apa-apa. Nanti saya balik sebentar ke rumah terus balik lagi ke sini," tukasnya. Senyuman manis dan sempat membius Sophia meski hanya sesaat. Cowok itu berdeham. Mereka belum banyak mengobrol karena usai Sophia sadar, gadis itu melalui beberapa pemeriksaan hingga siang. Setelah itu makan siang dan langsung pulas usai minum obat. Kini sebetulnya Sophia sudah mengantuk berat. Efek obat. Tapi terlalu takut menutup mata. Ia tahu kalau Ikram mungkin orang baik. Namun siapa yang tahu kapan setan lewat sih? Iya kan? Jadi mati-matian Sophia menahan kantuknya. Hahaha. "Ah ya. Kamu asalnya dari Kalimantan k

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD