A Hopeless Girl In Bangkok: Part 13

2092 Words

Keduanya terpaku saat tiba di dekat pintu gerbang mess. Suara Mia dari kamar depan, terdengar meledak-ledak. Gadis itu tampaknya sedang emosi. Seperti sedang memarahi seseorang di telepon. Prita sesungguhnya kaget. Biasanya suara Mia tak akan sebesar ini. Untungnya, orang-orang yang tinggal di sekitar tak mengerti bahasa Indonesia. Setidaknya mereka jadi tak tahu apa yang membuat Mia semarah ini. Tapi bagi Baim? Ia tentu paham. Meski masih buta akan apa yang terjadi. Prita menghela nafas. Ia akhirnya memberi kode pada Baim untuk menjauh saja. "Abang dengar?" Lelaki itu berdeham. Memangnya Baim bisa menyangkal pendengarannya? Karena Baim mendengarnya dengan sangat jelas. Mia tampaknya marah ada ayahnya. Entah karena apa. Tapi sedikit yang bisa ia pahami sepertinya soal uang. Mungkin aya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD