Dari Yogyakarta ke Surabaya. Azzura, Ridha, Gisel dan Ariana berangkat dengan kereta malam menuju Surabaya. Tiba saat Subuh di sana kemudian dijemput sahabat mereka yang memang berasal dari Surabaya, Nina. Liburan sebentar di Surabaya hanya membuat Azzura terus teringat Nathan. Meski berkali-kali mencoba melupakan namun ternyata sulit. Ia hanya terjepit di ruang waktu antara masa lalu dan masa depan. "Udah kali, Zur, galaunya," sentil Ariana. Yang lain spontan terkekeh. Liburan memang tak terasa menyenangkan karena hati tak sejalan. Kali ini Azzura tak menyangkal. Ia akhirnya bisa mnejadi lebih bijaksana dalam menyikapi perasaan. Bahwa menjadi jujur untuk perasaan itu bukan lah hal yang memalukan apalagi merendahkan. Ridha yang duduk di sebelahnya, menyenggol lengan bahunya. Dari Surab

