Ia mengetuk jemarinya kemudian menarik nafas panjang. Alih-alih memikirkan mantan, lebih baik memikirkan masa depan. Karena apa? Karena mantan itu adanya di masa lalu. Sampai kapan ia mau melihat masa lalu? Padahal ada masa depan yang lebih menjanjikan? Usai pertemuan yang gagal di Malioboro itu, kehidupan Azzura tak sepenuhnya kembali dengan sempurna. Ada perasaan yang hilang karena kenyataan berbanding terbalik dengan ingatan yang akhir-akhir ini baru saja terjadi. Usai mmembuka kenangan yang sempat membuncahkan bahagia meski hanya sebentar, ia akhirnya tersadar. Kalau masa depan yang sedang ia perjuangkan sudah di depan mata. Rasanya akan panjang sekali kalau berbicara tentang hidup untuk Azzura yang penuh kerumitan dan kelikuan. "Zuraaa! Ayooo!" Ridha berteriak. Azzura berdeham.

