The Islamic Centre di Bangkok. "Lumayan juga jalannya dari seberang," tutur Prita. Mia menoleh ke arahnya. Tentu saja agak heran mendengar kata-katanya. "Lo bukannya udah pernah ke sini?" Prita nyengir. "Gue tahu kalo ada ini. Tapi gak pernah bener-bener datang. Ya lo tahu lah, gue kan gak banyak teman yang bisa diajak ke sini. Masa gue ajak temen-temen Chinese gue? Yang muslim tuh rata-rata cowok di kantor dan udah pada nikah. Ya kali gue jalan sama suami orang. Entah dikira pelakor gue!" Baim tertawa, begitu pula dengan Mia. Ketiganya baru saja tiba di depan masjid. Baim mengajaknya masuk sembari melepas sepatu. "Keren ya?" puji Mia. Ia sering melihat payung-payung yang menjadi bagian atap masjid itu seperti yang ada di masjid Saudi Arabia. Ia sering melihat teman-temannya yang su

