"Masih ngintilin gak sih?" Ayu tertawa. Ia tahu kalau Azzura gerah diintilin Egi. Tapi cowok itu sekarang sedang mendampingi anak-anak. "Enggak, Mbak. Udah di sana tuh. Hahaha!" Azzura menghela nafas. Ia gerah kalau didekati secara ekstrim seperti itu. Dari yang awalnya biasa aja bisa jadi illfeel kan. Kadang heran, kenapa cowok itu suka maksa? Udah tahu gak suka. Dulu juga. Azzura pernah didekatin sekian tahun oleh cowok seangkatannya. Ya gak ganteng sih tapi gak jelek juga. Baik tapi berubah jadi lebih baiknya karena cuma mau dilihat sama Azzura. Kan jadi males juga. Niat mau mendekati tapi hanya seperti itu. "Mas Egi tuh setidaknya, gak begitu memalukan kalau dibawa jalan lah, Mbak." "Bukan soal dibawa jalan atau enggaknya, Yu. Masalahnya, kalau nayri pasangan ya harus bukan yan

