“Apa yang terjadi dengannya?” Erik berjalan menghampiri Groot yang sedang memapah tubuh Starla masuk ke dalam pintu rumah. Mengambil alih dari Groot, Erik mencium bau alkohol dari Starla. “Dia mabuk?” “Sepertinya, Tuan,” jawab Groot singkat. Ia membungkukkan badan kemudian segera berbalik dan meninggalkan rumah. Erik meraih dua kaki Starla dan menggendongnya masuk jauh lebih ke dalam. Hendak membawanya ke lantai dua. Namun ketika ia sampai di ruang tengah, Starla menggeliat. Kakinya menendang dan ia mendorong tubuh Erik. “Turunkan aku!” rengeknya meronta. “Nanti di lantai dua,” jawab Erik. “Aku bilang turunkan aku! Kau membuat tubuhku kepanasan!” protes Starla. “Starla ...” “Turunkan akuuuu!” Starla mulai memukul-mukul d**a bidang Erik, membuat Erik akhirnya mengalah. “Oke. Berhe

