"Aku pernah begitu mendamba sentuhanmu karena selalu ada kelembutan di sana. Namun ketika kelembutan itu menghilang, aku tidak merasakan apapun lagi." ~ Starla Azkia ~ *** Starla baru saja tertidur sekitar lima belas menit yang lalu ketika tubuhnya di sentak untuk bangun. Mengerjab demi menyesuaikan cahaya yang masuk, Erik sudah menyeretnya turun dari ranjang an keluar dari kamar. “Erik,” tukas Starla, terseok-seok mengikuti langkah kaki Erik yang panjang dan cepat. Hampir saja Starla jatuh tersandung kakinya sendiri. Mengabaikan Starla, Erik membuka red room. Menyentak tangan Starla masuk ke dalam, kemudian menutup pintunya dengan kasar. “Buka bajumu dan layani aku,” kata Erik, berjalan melewati Starla dan langsung duduk di atas sofa. Pria itu melepas dasi yang terasa mencekik leher

