89. Sebelum Badai Bagian Dua

1542 Words

Erik masuk ke mansion dengan langkah setengah tidak sabar. Sebuah senyuman terukir di bibir, membayangkan Starla ada di depan pintu menyambutnya. Tanpa sehelai benang pun, dengan collar yang baru ia beli dan sikap penyerahan diri sepenuhnya. Rasanya Erik sudah sangat ingin mendomi-nasi tubuh Starla lagi. Membuat ia mengerang dibawahnya dan menyebut nama Erik berkali-kali. Percaya atau tidak, Erik menyukai hal tersebut. Suara yang keluar dari bibir Starla saat menyebut namanya terasa begitu pas, merdu dan menggoda. Membuat Erik tidak pernah puas atau bosan malah menginginkan lebih. Erik menghela napas. Tidak percaya jika dia akhirnya bisa memiliki seorang slave dalam jangka waktu lama. Biasanya dalam beberapa bulan ia memutuskan hubungan dengan submissivenya sebab pengakuan cinta mereka n

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD