Chapter 23

1777 Words

Andini tetap tersenyum, bergantian melirik kedua temannya itu. "Hehe. Kami mau ke perpustakaan, kamu sendiri mau ke mana, Andini?" tanya Ami setelah memantapkan hati untuk berlagak pertemuan mereka di depan pintu asrama ini hanyalah sebuah 'kebetulan' bukan karena ia sedang mengintili Andini. "Hoo... ke perpustakaan ya?" Andini mendelik, senyum di wajahnya tak pernah pudar. "Ya udah, sana." "Eh?" Ami menatap Andini bingung, bertanya-tanya kenapa Andini menyuruhnya lanjut ke perpustakaan, bukankah Andini juga mau ke perpustakaan? "Ada apa?" tanya Andini ikut memasang wajah bingung dengan bibir masih tersenyum. "Eh, nggak, nggak ada apa-apa." Ami tersenyum getir, melirik Aty, menganggukkan kepalanya. "Ayo Aty!" ajak Ami, menarik tangan Aty menjauh dari asrama. "s****n tuh anak!" umpat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD