Andini hanya menatap datar Ami, sedangkan Aty nampak antusias, nampaknya non player satu itu tertarik dengan hal-hal berbau percintaan remaja. "Aku belum pernah pacaran! Huhu," jelas Ami berbangga diri, menyapu bagian bawah hidungnya dengan jari telunjuk tangan, macam anak sombong yang baru saja menyelamatkan seorang gadis lalu dia berbangga diri. Semakin datar tatapan Andini, wajah antuasias Aty berubah jadi pias. "Hei, apa-apaan reaksi kalian itu!?" tanya Ami nampak kesal. Andini hanya mendengus, Aty menghela nafas. "Huh! Baiklah!" Ami melipat kedua tangannya di depan perut, memasang muka malu-malu. "Ta... tapi aku per... pernah ja... tuh ci... cin... ta." Raut wajah Aty kembali bersemangat, Andini menahan tawanya yang hampir tersembur keluar melihat teman sekamarnya yang satu itu

