MULAİ MENGENAL

1074 Words

Aku berdiri berdua dengannya Paliva, kami melangkah keluar ruangan bersama-sama. Aku sudah siap untuk mengajar pada pagi ini, dan ku cukup senang dengan candaan tadinya. Candaan yang seperti itu dapat membangkitkan semangat, dan juga motivasi. Semoga saja candaannya dapat diwujudkan. "Candaannya Pak Dosen ya begitu." Karena hal yang seperti itu, jarang sekali bisa terulang kembali, apalagi waktu akan selalu berjalan. Paliva berjalan di sebelahku, dan matanya menatap ke arahku. Tatapannya berbinar-binar, tersenyum cerah dan seperti sedang senang. Aku mencoba merasakannya perlahan-lahan. Seolah-olah, detik-detik waktu perdetik berjalan begitu lambat, bahkan dinginnya udara di pagi hari ini, dapat terasakan. Dengan pelan dan ramah aku berkata kepadanya. "Mari Dek Paliv,! kita sama-sam

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD