13

1751 Words

Part 13 Reymond bungkam, tak bisa membalas perkataan Justine. Lidahnya kelu, dadanya berat karena emosi. Sepupunya itu sudah terlalu lancang. Usianya lebih muda, tetapi tak kenal takut. Justine berani mengancamnya, dengan pandangan mata yang tajam hingga menusuk ke hatinya. “Awas Kau Justine,” gumam Reymond pelan. Pria itu mengusap keringat di pelipis dengan punggung tangan kanannya. Menguasai emosi, dan mencoba berdamai dengan dirinya sendiri. Sejak kecil Justine memang hobi mengganggunya. Namun, kali ini sepupunya itu benar, kalau memang sudah keterlaluan dengan Arlyn. “Justine Sialan!” umpatnya sembari melangkahkan kaki menuju lantai dua. Dengan langkah lebar, cepat, dan tubuh tegap ia menyusuri setiap anak tangga. Sampai di ujung tangga Reymond berhenti, berpikir sejenak. Meng

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD