Bab 24 Pendonor Mata

1147 Words

Bu Riana membeliak terkejut bukan main dan terdiam untuk sesaat, “La, jangan mikir yang aneh-aneh,” tegur Bu Riana mengingatkan Angela yang kini berurai air mata. “Apa Mama pernah tanya sama dokter Gabby siapa yang mendonorkan mata buat Lala?'' desak Angela dengan panik. Angela bangkit dari duduknya yang berada di tepian ranjang pesakitan. Mendengar perkataan Angela yang tak pernah ia pikirkan sebelumnya, Bu Riana membelalakkan matanya karena terkejut. “La, Nak. Tenang dulu, jangan panik begitu...” cegah Bu Riana memegang kedua lengan Angela untuk menenangkan putrinya. “Tapi, Ma. Apa Mama tahu, hari terakhir Tyo di vila? Mama bilang dia nyatain perasaanya sama Mama, 'kan? Malam itu sebelum dia ninggalin Lala, dia nangis, Ma. Dia terus bilang Lala harus sembuh, Lala harus bisa melihat k

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD