Berangkat Keluar Negeri

1090 Words

Masih sama seperti tadi Andara dan Kirana sudah selesai dengan sarapan pagi mereka dari beberapa jam yang lalu. Sekarang mereka berdua berada di dalam rumah sakit tepatnya di ruangan Alzayn Arzan. "Kamu kenapa hm? Dari tadi Kakak lihat kamu tegang banget." Bagaimana tidak cemas. Saat ini saudaranya sedang bertaruh nyawa di dalam sana. Pikiran kotor Andara terus saja melintas tentang kepergian lelaki itu. Kirana mengerti dengan keadaan mantan adik iparnya itu. Kemudian ia pun merangkul bahu Andara dan mengusap-usapnya dengan perlahan. "Kakak udah bilang. Jangan pikirkan yang bukan-bukan. Nggak baik, Dara." "Kakak percaya Al akan baik-baik aja. Dia orang baik, Tuhan pasti menolongnya." Andara pun menyandarkan kepalanya di bahu Kirana. Tangan wanita itu tidak tinggal diam dan langsung m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD