"Mau ke mana Aa' Teteh?" tanya Faraz saat melihat Kenan dan Kanaya sudah rapi. Keduanya tinggal menunggu ayah yang masih bersiap-siap. "Mau ke makam Eyang, Raz," jawab Kenan. Kemudian ayah keluar dari kamar tamu. "Sama Ayah juga?" tanya Faraz lagi. Kenan mengangguk. "Iya," jawab Ayah. "Cuma Faraz doang yang nggak di ajak?" Faraz menunjuk diriny sendiri. Ia memasang wajah pura-pura nelangsa. "Ya kamunya mau ikut nggak?" Kanaya bersuara. Ia heran dengan adiknya, laki-laki tapi rempong. "Mau lah, Teh. Faraz nggak mau sendiri di rumah." "Yaudah yuk berangkat," ajak Kanaya. Faraz ingin menyela agar diberi waktu siap-siap, namun Kanaya lebih dulu berkata. "Udah nggak usah ganti baju. Udah mandi ini kan?" Faraz mengangguk. "Iya sih, Teh." Akhirnya Kenan, Kanaya, Ayah dan Faraz perg

