Beberapa hari yang lalu... "Mommy... Mommy..." Elena mengigau dalam tidurnya. Shena yang tengah terpejam di samping putri kecilnya itu membuka mata. "Mommy... Whele is Daddy? I miss him so much." Shena memandang wajah Elena yang nampak pucat dengan bulir bulir keringat di keningnya. Shena mengulurkan tangan dan meletakkannya di kening Elena, suhu tubuh putrinya itu meningkat. Dengan terburu, Shena keluar untuk mengambil termometer yang ada di kotak P3K, tidak lama ia masuk ke kamar dan menghampiri Elana. Shena langsung menempatkan ujung termometer ke tengah ketiak putrinya. Mata Shena membulat, ia terkejut angka yang dihasilkan mencapai 40,3 derajat Celsius. Shena berlari ke kamar Sofia yang ada di sampingnya. Ia mengetuk-ngetuk pintu kamar sahabatnya dengan cepat dan kencang. She

