"It's not your business," ketus Shena padanya dan berjalan meninggalkannya sendiri. Namun Dwiky penasaran, sebenarnya mau apa wanita itu ada di sini? Dwiky merasa bingung harus menghampiri Kenan yang baru saja ditinggal pergi eyangnya atau mengikuti Shena. Tapi Dwiky yakin, kalau ia menemui Kenan pasti laki-laki itu tidak ingin melihat wajahnya. Untuk itu Dwiky memilih pilihan ke dua. Ia berjalan perlahan mengikuti Shena dari belakang. Kening Dwiky seketika mengerut saat mendapati Shena masuk ke ruang perawatan anak. Karena pintu terbuat dari kayu dan setengah kaca, Dwiky dapat melihat interaksi di dalam sana, walau tidak sepenuhnya. Dwiky melihat dengan kedua mata kepalanya sendiri. Shena menyapa wanita yang seusia dengannya, kemudian berbincang dengan anak kecil yang tiduran di ranj

