Malam ini langit begitu cerah, dengan ditandai begitu banyaknya bintang yang bertaburan. Begitu pula dengan dua anak manusia, yang sedang duduk di bawah sinar bulan purnama. Dengan suara debur pantai dan pemandangan Jakarta kala malam hari, hal itu membuat semuanya terasa indah. Padahal mereka hanya makan di restoran biasa, di daerah Pluit. Tapi rasanya seperti makan di restoran bintang lima. Apalagi alasannya kalau bukan karena orang yang spesial. Jantung Kanaya masih berderu sangat cepat, padahal sudah dua puluh menit berlalu dari percakapan di dalam mobil. Kanaya seperti terbang ke langit menari di antara bintang-bintang. Hari ini benar-benar spesial, ia seperti kembali ke masa-masa remaja. Jangan tanya penyebabnya karena siapa. Tentulah karena kapten berjambul di hadapannya yang ber

