Wanita Itu Sangat Baik

1989 Words

Selamat membaca! Setelah keluar dari ruangan Tuan Firdaus, aku berdiri di depan pintu sejenak untuk menenangkan perasaanku yang tengah bergejolak tak karuan. Aku merasa dalam keadaan linglung, aku tidak tahu harus apa dan bagaimana hingga seseorang tiba-tiba muncul di depan mataku. Wanita itu menyapaku, walau sempat ragu-ragu, kemudian dia bertanya dengan suara lembut. "Nona Dinda? Nona, Anda ke mana saja? Kenapa Nona tidak masuk kerja selama beberapa hari ini?" Ternyata dia adalah Mara, salah satu sekretaris yang berada di bawah pimpinanku saat aku menghabiskan satu hari bekerja di perusahaan ini. Dia memiliki ingatan yang baik dan masih mengingatku. "Hei, Mara. Maaf saya tidak bisa masuk bekerja karena saya sempat mengalami kecelakaan mobil. Kamu pasti datang ke sini untuk melaporka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD