Demi Kalian

1780 Words

Waktu seolah berhenti di sekitar Ervan, dan hanya berjalan pada gadis itu. Gadis yang kini masih belum menyadari keberadaannya karena kepala yang tertunduk. Dan yang Ervan lakukan hanya berdiam diri. Memilih mematung di sana, menanti sang gadis mendekat dengan sendirinya. Jangan tanya bagaimana keadaan jantungnya saat ini, sudah tak beraturan iramanya. Di saat dirinya tak sedang mencari gadis ini, dia sendiri yang menampakkan diri di hadapannya. Apa selama ini Ervan terlalu berharap maka Tuhan menjauhkan mereka? Jika tau begini mudahnya bertemu tanpa harus lelah mencari, maka akan dia lakukan sejak dulu. Semakin dekat, semakin terkepal tangan Ervan menahan semua gejolak dalam hatinya. Inginnya langsung saja dia langkahkan kaki jenjangnya untuk melangkah cepat lalu merengkuh gadis itu den

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD