"Rosma tunggu," ujar Pandu menahan tangan mantan istrinya yang akan pergi. "Lepas Mas aku harus mencegah mereka pergi," ujar Rosma kesal. "Mereka sudah berangkat, dan biarkan mereka hidup dengan tenang, istri Arjuna sedang hamil jadi biarkanlah menantu kita melewati masa kehamilannya dengan tenang tanpa tekanan!" Rosma dengan kesal langsung melepas paksa tangan Pandu yang mencekal pergelangan tangannya, lalu ia menatap tajam pada laki-laki di depannya, laki-laki yang pernah menorehkan luka begitu dalam padanya di masalalu, begitu dalam hingga susah payah ia berusaha bangkit dulu. "Tau apa kau soal perasaanku?" ujar Rosma dan setelah itu Rosma pergi meninggalkan mantan suaminya itu. Pandu kemudian menatap sendu pada kepergian mantan istrinya, ia memang tak tahu perasaan wanita itu, ta

