Suasana Bandara Juanda malam itu cukup ramai. Setelah menempuh perjalanan lebih dari 22 jam, rombongan keluarga Adinata yang terdiri dari Surya, Erlin dan Satriyo tiba di bandara kota Surabaya itu saat jarum jam menunjukkan pukul 19.00 malam. Ketiganya berjalan menuju pintu keluar sambil masing-masing menenteng koper berukuran sedang. Ketika sampai di pintu keluar, seorang lelaki paruh baya berseragam hitam sudah menunggu mereka. "Selamat datang Den Angga," ucapnya dengan sedikit membungkuk memberi hormat. "Terima kasih, Pak Sapto," balas Satriyo sambil tersenyum. Lelaki paruh baya yang tidak lain adalah sopir keluarga Adinata itu mempersilahkan ketiga majikannya memasuki mobil yang sudah dia persiapkan di depan pintu keluar. Surya dan Erlin duduk di belakang, sedangkan Satriyo duduk

