Theresa masih tertidur di ranjangnya, tertutup selimut tebal rapat seperti dadar gulung. Rambut merahnya tergerai berantakan di atas bantal. Suasana remang kamar itu membuatnya makin nyenyak pulas tertidur. Lampu dinding telah dimatikan. Namun, cahaya matahari bisa menerawang lewat kelambu jendela-jendela masih tertutup rapat. Sementara itu, Firio berlarian di sekitar rumah mencari dua saudaranya. Kade dan Kye tidak ada dimanapun. Bau mereka sudah menghilang dari penciuman Firio. Mereka hilang seolah ditelan Bumi. Padahal baru lima menit yang lalu bau mereka masih tercium. "Kemana mereka?" heran Firio berdiri di teras depan rumah. Pandangannya menyeluruh ke halaman depan, trotoar, jalanan, hingga rumah-rumah seberang jalan tersebut. Tidak ada tanda-tanda serigala putih raksasa. Hanya ad

