Wijaya terdiam selama beberapa menit. Rasanya, di dalam hati begitu teriris mendengar satu kata yang begitu kasar keluar dari mulut ibunya sendiri. Walau bagaimanapun, wanita itu tetap seorang ibu untuknya. Wijaya tidak bisa untuk membenci ataupun marah. Dia hanya merasa kecewa terhadap ibunya. Pria itu tidak ingin menjadi seseorang yang begitu durhaka kepada orang tua. Akan tetapi, Wijaya sendiri terpikirkan dengan sikap ibunya beberapa waktu lalu. Apakah sikap itu termasuk ke dalam perbuatan jahat terhadap seorang anak? Wijaya memilih untuk meninggalkan ibunya. Wijaya masuk ke dalam kamarnya. Sedikit kesal, dia membanting pintu balkon. Duduk di balkon kamar yang ada di lantai dua itu. Pikirannya terasa kalut dengan perkataan ibunya. Padahal, apa salahnya Wijaya berkata jujur perihal kej

