BAB ENAM

834 Words

Garril dan Miranda baru saja keluar dari kantor polisi saat jam sudah menunjuk ke angka sebelas malam. Mereka diintrogasi selama tiga jam setengah akibat insiden baku hantam juga saksi atas perkara percobaan p*********n itu. Wajah Miranda tampak kusut dan mata perempuan itu sudah sangat lelah, ia mengantuk. Sementara itu Garril masih terlihat bugar. Tidak ada tanda-tanda letih pada air mukanya. Bahkan, untuk raut lain pun juga tidak ada. "Garril, aku ngantuk," beritahu Miranda sambil meraih tangan Garril dan menyenderkan kepalanya di bahu tegap pria itu. Ia menompangkan seluruh bobotnya pada tubuh Garril. Garril mendesis tidak nyaman. Tangan besarnya meronta-ronta, meminta Miranda untuk segera melepaskannya. "Lepas Miranda, saya tidak nyaman." Pada akhirnya Garril mengangkat suaranya, s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD