Laras terlihat kalang kabut membereskan berkas-berkas yang masih berserakan di atas meja. Wanita itu begitu tergesa-gesa membereskan pekerjaan padahal waktu baru menunjukkan pukul dua siang. Bahkan semua barang pribadinya ikut masuk ke dalam tas. Itu tandanya, gadis itu ingin segera pulang. "Hei! Baru juga jam dua. Kenapa sudah beberes?" tanya Risa basa-basi. Risa sengaja mengajak Laras berbicara untuk mencairkan suasana. Karena semenjak kehadiran Sofia di kantor itu, sikap Laras agak dingin. Wajah gadis itu pun datar dan tak bisa ia tebak. "Aku harus mengantar Kak Aaron ke bandara," jawab Laras singkat. "Loh, aku kira dia sudah kembali ke Malaysia?" Risa bingung, karena dua minggu yang lalu Laras berkata Aaron hanya beberapa hari di Indonesia. Namun nyatanya hampir dua minggu Aaron

