Cemburu

1041 Words

"Baiklah, hati-hati. Selamat sampai tujuan, ya, Kak?" Laras melambaikan tangan ke arah Aaron yang berjalan semakin menjauh. Beberapa detik kemudian, gadis itu mengusap air mata yang mengalir di pipinya. Rasanya begitu mengharukan berpisah dengan pria yang ia anggap seperti kakak sendiri. "Kamu berani sekali meneteskan air mata demi pria lain!" Suara yang familiar itu terdengar sangat dekat di telinga Laras, penuh ancaman dan terasa dingin. Membuat bulu kuduk gadis itu meremang. Laras langsung membalikkan badan. Gadis itu sangat terkejut saat melihat pria itu berdiri di hadapannya dengan tangan yang tersilang di depan d**a. Wajahnya tak menampilkan sediikit pun kesan ramah. Matanya yang setajam elang seolah mampu mengoyak nyali gadis itu hingga ia mengkerut ketakutan. Sebenarnya gadis itu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD